PULUHAN MAHASISWA STIT HAFAS SUBULUSSALAM IKUTI PEMBEKALAN KKN TEMATIK STUNTING BERSAMA BKKBN PROVINSI ACEH

KABAR HAFAS – Subulussalam | Puluhan Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hamzah Fansuri (STIT HAFAS) Subulussalam Aceh ikuti kegiatan pembekalan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) di Aula Kampus setempat, Jumat, (26/5/2023)

Kegiatan KKNT tersebut langsung difasilitasi oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Aceh

Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Aceh Drs Sahidal Kastri, M.Pd, dalam arahannya menyampaikan, KKN Tematik Stunting Mahasiswa Penting ( peduli stunting) merupakan wujud dari keterlibatan Perguruan Tinggi dalam percepatan penurunan angka Stunting sesuai dengan yang tertuang dalam Perpres Nomor 72 Tahun 2021.

“Kami sudah bekerjasama dengan 19 Perguruan Tinggi, baik Perguruan Tinggi Negeri maupun Perguruan Tinggi Swasta di Aceh dan kami sudah membentuk sebuah konsorsium (PIC) yang terdiri atas masing masing perwakilan dari setiap perguruan tinggi”.

 

Maka dari itu, Kata Sahidal Kastri, Konsorsium PIC Stunting di masing masing perguruan tinggi akan turun langsung ke masyarakat dan melakukan edukasi stunting serta pendampingan kepada masyarakat dapat terlaksana melalui kegiatan KKNT

Ketua STIT HAFAS Subulussalam, Syafnial M.M dalam sambutannya mengatakan, pihaknya merasa bangga dan senang hati atas kegiatan yang diselenggarakan tersebut, karena pihak BKKBN Provinsi Aceh mau merangkul Perguruan Tinggi sesuai dengan Perpres Nomor 72 Tahun 2021

Dikatakannya, mahasiswa yang sudah terpilih untuk mengikuti pembekalan KKNT tahun ini, secepat mungkin akan membentuk tim dalam melakukan pencegahan penyakit Stunting ditengah-tengah masyarakat serta menyarankan kepada mahasiswa agar lebih peka dan peduli terhadap lingkungan

Safnial pun, menekankan kepada Waka III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Andong Maha, M.AP agar bisa lebih fokus dan kerja keras dalam membantu kegiatan KKNT 2023 ini

Kepala DP3AKB Kota Subulussalam, Hermaini, M.M, menyampaikan OPDKB akan terus bersinergi dengan STIT HAFAS terkait pelaksanaan KKNT Stunting agar cita cita bersama untuk menurunkan angka Stunting dapat terwujud dengan baik, sehingga kedepannya Subulussalam bisa keluar dari sepuluh besar dalam Provinsi Aceh

Saat ini kata Harmaini, Kota Subulussalam merupakan wilayah dengan prevalensi balita stunting tertinggi di Aceh pada 2022, yakni mencapai 47,9%

Adapun Pemateri Pembekalan mahasiswa KKNT disampaikan oleh tim dari BKKBN Provinsi, yakni Nur Zikra Hayat, dr. Noliasari serta Rahyu Vini Busri, S.Pd., M.Pd yang merupakan PIC Stunting Kampus STIT-HAFAS sekaligus sebagai Koordinator Pendampingan Perguruan Tinggi Untuk Kota Subulussalam.

Acara yang digelar tersebut turut dihadiri oleh Ketua LPPM STIT HAFAS, Baginda Nasution MM, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswan dan Kerjasama, Andong Maha, M.AP dan beberapa pejabat struktural kampus setempat. (AM)